Senin, 30 November 2009

Prabowo Bukan Presiden Iklan

Banyaknya iklan dengan figur Prabowo Subianto, tidak berarti mantan Danjen Koppasus itu hanya populer di media massa, namun juga di tingkat rakyat di daerah. Setidaknya, hal itu seperti diakui Partai Gerindra (Gerakan Indonesia Raya).

Gerindra, menurut Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani, pihaknya tidak ingin mendapatkan popularitas dari belanja iklan. Tapi, juga ingin menampilkan partai yang memperjuangkan nasib rakyat.

"Kita akan gerakkan partai ini. Jangan hanya jadi partai papan nama, terjebak pada janji kosong. Partai yang hanya memperoleh popularitas iklan," kata Muzani, di sela-sela Rapimnas Partai Gerindra, Rabu (15/10).

Karena itu, ia menampik jika dikatakan calon presiden Gerindra Prabowo hanya populer lewat iklan. Walaupun begitu, ia mengakui iklan kampanye merupakan mesin partai. "Karena tidak mungkin Prabowo menemui semua kecamatan. Maka, yang harus mewakili semuanya adalah partai," jelasnya.

Figur Prabowo sendiri tampil setidaknya di tiga iklan, yakni di iklan Partai Gerindra, HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia), dan APPSI (Asosiasi Pedagang Pasar Indonesia). Namun, Gerindra mengaku tidak menanggung biaya iklan HKTI dan APPSI. [R2]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar